Cari Blog Ini

Selasa, 03 Desember 2013

Kuliah Online ke-2

Kuliah bersama pak Nur Agustinus dengan tema Prinsip PRESTO

Prinsip PARETO:
Prinsip Pareto dikenal dengan aturan 80-20. Prinsip ini menyatakan bahwa untuk banyak kejadian, sekitar 80% daripada efeknya disebabkan oleh 20% dari penyebabnya.
Maksudnya begini...20% dari waktu belajar saya, yang membuat keberhasilan 80% dari prestasi belajar saya. Atau, kalau saya coba contohkan usaha saya, 80% dari pendapatan usaha saya adalah daru 20% klien saya. Atau 80% pelanggan saya hanya memberi pemasukan ke saya sebesar 20% saja Atau, kalau anda suka jualan, maka 20% dari jerih payah Anda itulah yang menghasilkan 80% dari penjualan yang berhasil Anda lakukan. Kira-kira itu prinsip 80 - 20 dari Pareto, Nah dalam hal persediaan (inventory) barang di toko, 20% dari barang dagangan kita haruslah merupakan barang yang kalau terjual akan memberikan 80% dari pemasukan uang ke kita. Anda harus menentukan 20% itu barang-barang apa saja, tentunya yang entah harganya mahal serta untungnya besar, atau barang itu meski untungnya tidak terlalu besar tapi laku keras sehingga secara keseluruhan memberikan pemasukan yang besar.

·        Ini bisa dilihat dari penjualan Anda tiap bulan (tentunya kalau Anda sudah punya usaha sendiri, maka bisa melakukan perhitungan ini). Anda akan bisa melihat bahwa sekitar 20% dari produk yang Anda jual ternyata barang-barang itu yang memberikan sumbangan sebesar 80% dari pemasukan yang ada. Oleh karena itu, Anda sebaiknya konsentrasi (memperhatikan betul) barang-barang yang termasuk dalam 20% (dari seluruh barang yang ada di toko), agar jangan sampai kehabisan stok dan kualitasnya harus baik. jangan dilihat dari harga barang itu, tapi total penjualan dari barang tersebut. Misalnya, punya toko kelonting di desa. Jualan minuman botol, jualan beras, jualan kosmetik, jualan susu bubuk, jualan sembako...nah, 20% dari jenis barang yang ada, itu menurut prinsip pareto adalah pendapatan kita yang terbanyak (80%). Makanya kita harus memperhatikan yang 20% ini. jadi kita harus memperhatikan betul kwalitasnya dan jangan sampai kehabisan stok meskipun harganya murahtapi kalau laris dan mampu menghasilkan 80% dari seluruh penghasilan kita maka ini masuk dalam kategori barang yang 20% itu tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar