Cermat Biaya- Bootstrap
Banyak di antara kita yang punya ide untuk membuat usaha baru, setelah selesai mengaturide seperti biasanya timbul masalah baru, yaitu permodalan. Terutama untuk yang baru akan memulaiusaha untuk pertamakali. Memang ada banyak alternatif permodalan tetapi bagi yang belum punyapengalaman dalam membangun usaha atau belum punya usaha sendiri mungkin agak susah dan ngeribila langsung berhubungan dengan kredit dari bank sehubungan dengan syarat-syarat yang harusdipenuhi.Terus bagaimana? apa karena tidak ada modal terus ide usaha dibuang begitu saja? Sayang dong, karenauntuk memulai usaha bisa dengan alternatif permodalan yang disebut Bootstrap atau Bootstrapping.
Apa itu Bootstrap?
Bootstrap adalah suatu cara mengumpulkan modal untuk memulai usaha, biasanyaberasal dari kantong sendiri, saudara atau teman.
Dengan metode bootstraping ini anda dapat memulai usaha dan mewujudkan ide, walaupun itu usaha dari skala kecil tetapi bila dilakukan dengan benar tidak mustahil akan berkembang menjadi besar suatu saat
Memulai suatu usaha baru dengan melakukan bootstrapping ada beberapa keuntungan :
1. Tidak ada beban bunga hutang. Walaupun ada biasanya sangat negotiable dan kecil apalagi kalau sebagian besar berasal dari kantong sendiri. Dengan tidak adanya beban bunga maka usaha yang dijalankan akan ringan beban costnya dan dapat menurunkan harga jual
2. Mengurangi campur tangan orang lain. Baik dari sisi manajemen maupun pembagian keuntungan, dengan demikian ide anda 100% akan dapat diterapkan disini. Semangat entrepreneurship masih ada di tangan anda secara utuh! 3.Jangka pengembalian modal fleksibel. Karena berasal dari saudara dan teman, jangka waktu pengembalian dapat diatur sesuai kemampuan dan tingkat kemajuan usaha. Tapi ingat, harus tetap dikembalikan! namanya juga hutang.
Selain beberapa keuntungan diatas ada juga kelemahan dari metode ini:
1. Untuk mengumpulkan modal dari beberapa orang membutuhkan waktu, dan bisa mengganggu konsentrasi ke usaha.
2. Dalam jangka panjang hutang kepada teman dan saudara menimbulkan perasaan hutang budi walaupun hutang sudah dilunasi.
Ada 10 Tips for Successful Bootstrapping BY Guy Kawasaki Dengan metode bootstraping ini anda dapat memulai usaha dan mewujudkan ide, walaupun itu usaha dari skala kecil tetapi bila dilakukan dengan benar tidak mustahil akan berkembang menjadi besar suatu saat
Memulai suatu usaha baru dengan melakukan bootstrapping ada beberapa keuntungan :
1. Tidak ada beban bunga hutang. Walaupun ada biasanya sangat negotiable dan kecil apalagi kalau sebagian besar berasal dari kantong sendiri. Dengan tidak adanya beban bunga maka usaha yang dijalankan akan ringan beban costnya dan dapat menurunkan harga jual
2. Mengurangi campur tangan orang lain. Baik dari sisi manajemen maupun pembagian keuntungan, dengan demikian ide anda 100% akan dapat diterapkan disini. Semangat entrepreneurship masih ada di tangan anda secara utuh! 3.Jangka pengembalian modal fleksibel. Karena berasal dari saudara dan teman, jangka waktu pengembalian dapat diatur sesuai kemampuan dan tingkat kemajuan usaha. Tapi ingat, harus tetap dikembalikan! namanya juga hutang.
Selain beberapa keuntungan diatas ada juga kelemahan dari metode ini:
1. Untuk mengumpulkan modal dari beberapa orang membutuhkan waktu, dan bisa mengganggu konsentrasi ke usaha.
2. Dalam jangka panjang hutang kepada teman dan saudara menimbulkan perasaan hutang budi walaupun hutang sudah dilunasi.
1. Focus on cash flow, not profitability.
Menurut teori keuntungan adalah kunci untuk dapat mempertahankan perusahaan. Tapi kenyataan tidak seperti itu. Kita tidak bisa membayar tagihan dengan teori tapi dengan uang tunai. Jadi fokus pada dana tunai yang kita miliki. Perputaran uang yang ada. Bagaima kita bisa menjual dengan tunai, membayar tagihan dengan berjangka. Sehingga kita bisa memutar uang kita. Misalnya : Kalau kita menjual dan dibayar belakangan bagaimana kita harus bisa menagih tepat waktu atau akan lebih baik kalau kita bisa menjual dengan tunai. Dan mengusahan agar kita bisa membayar tagihan dengan sistem pembayaran yang lebih 30 hari.jadi seperti kasus yang kemarin jualan berat. dia beli tunai tapi ketika dijual di karyawan perusahaan dibayar waktu gajian. sehingga tidak mempunyai cashflow atau uang tunai jualan beras
2. Forecast from the bottom up.
Disini dicontohkan misalnya bila kita mempunyai produk atau event dan kita bekerja sama dengan provider telkomsel atau xl untuk menyebarkan informasi ke pengguna tersebut berapa banyak yang akan bisa diraih. Contonya: sekarang ini sedang terjadi persaingan antara LINE dan KAKAO Talk. Mereka bekerja sama dengan google play untuk promosinya.
3. Ship, then test.
Sebelum memasarkan sebuah produk atau barang bagaimana kamu bisa membuat barang itu menjadi yang terbaik. Sehingga pembeli itu benar-benar menyukai. Contoh. Samsung pertama kali mengeluarkan Galaxy tab 10 dan melaunching. Produk ini laku laris manis dan dari hasil penjualan itu mereka tahu kalau Galaxy tab ini terlalu tebal dan layarnya kurang sempurna. Lalu mereka mengeluarkan Galaxy tabs 7 yang lebih tipis dengan layar yg bagus. Lalu ada yg bilang terlalu besar, lalu merek mengeluarkan Galaxy note yg lebih nyaman dipegang.
4. Forget the "proven" team
Merekrut karyawan yang sudah berpengalaman tentu memerlukan biaya yang tinggi. Jadi sebaiknya merekrutt karyawan muda, tidak mahal, orang ambisi untuk maju, tidak perlu yang terlalu mengerti karena kita bisa mengajarinya. atau contoh lain kl kita punya usaha percetakan atau desain. kita tdk perlu merekrut karyawan yg lulusan desain tapi cari aja mahasiswa desain yang mau magang ato anak SMK sehingga tidak perlu memberi gaji hanya uang transport aja
5. Start as a service business.
Disini maksudnya kita memulai dengan sebuah jasa. Misalnya: Kita memulai usaha menjahitkan pakaian, lalu kita jadi perusahaan konfeksi seragam sekolah, pakaian satpam, pakian seragam kantor dll.
6. Focus on function, not form.
fokus pada fungsi bukan bentuknya. Banyak orang yang memulai kantor ingin terlihat mewah dengan membeli peralatan kantor yang mahal dan hanya karena bentuknya yang indah bukan fungsinya. Misal: beli Meja tulis dari kayu jati yang harganya jutaan padahal fungsinya hanya untuk menulis dan bekerja yang bisa diganti dengan yang murah seperti olympic, expo atau lainnya.
7. Understaff
Banyak pengusaha yang merekrut banyak karyawan padahal tidak terlalu membutuhkan. Jadi sebaiknya memaksimalkan karyawan dan pekerjaan yang ada.
8. Go direct
Adalah menjual langsung ke pembeli tanpa melalui distributor atau agen sehingga langsung dapat uang. seperti penjualan menggunakan saja penjualan online.
9. Position against the leader
Melawan posisi nomer satu dengan harga yang lebih murah. Misalnya handphone HTC yang sekarang mencoba mengalahkan Samsung dan Samsung sendiri sudah mengalahkan Ipad punya Apple yang pertama kali mengeluarkan ipad..
Ada 10 ide untuk bootstrapping usaha Anda :
1. Bootstrapping with crowdfunding Crowdfunding
adalah salah satu ide pertama yang biasanya digunakan oleh kebanyakan Entrepreneur . Yaitu penggalangan atau mengumpulkan modal dari jaringan sosial . misal kalau mau bikin film bioskop nah disitu yg ikut modalin khan banyak
2. Bootstrapping with a business partner
Business partner kadang sering kita kenal juga dengan sebutan co-founder. Usaha kecil akan menjadi besar apabila adanya business partner ( mitra bisnis), salah satu dari anda biasanya menangani operasi back-end , yang lainnya menangani operasi front end . Jadi bootstrapping di sini ngk selalu berupa uang tapi hal ini juga setara dengan uang karena mitra bisnis adalah keuntungan ( loss partner) hampir partner business semua membagi dalam membayar tagihan juga. Maka kalau anda benar-benar mempunyai mitra bisnis yang baik dan sesuai dengan bidangnya maka pertimbangkan untuk memulai bisnis. misalnya Steve Jobs ketika mendirikan perusahaan Apple dia mengajak temannya yang ahli komputer.
3. Bootstrapping with strategic partners
Strategi dalam kemitraan ini bootstrapping yang sering tidak memberikan uang tapi apa yang mereka tawarkan bisa sangat mungkin menjadi lebih berharga . Strategic partner ini seperti contoh antara lain berbagi sumber daya ( bakat / ketrampilan), berbagi klien , jangkauan pasar , ruang komersial. misal makelar rumah seperti Ray White, Era, dll. Pemilik Real Estate tidak menggaji mereka tp memberi komisi bila rumah terjual
4. Bootstrapping with future customerscustomers
adalah yang selalu menjadi sumber terbaik dari pendapatan. Anda mungkin memberi insentif mereka dengan diskon untuk membeli produk anda sebelum produk itu di bangun . Memang ini lebih sulit untuk di lakukan jika anda menargetkan konsumen , tapi akan berjalan dengan baik untuk bisnis yang berbasis produk. Misalnya : saya beli rumah dan disuruh mencicil dahulu padahal rumahnya belum jadi dan masih tanah. mereka menggunakan uang cicilan saya untuk membiayai pembangunan
5. Give it away for free ( no.. Not always)
kalau kamu menjual produk baru biasanya khan pembeli selalu takut kalau jadi pembeli pertama karena masih belum tahu mutu atau kualitas produk tersebut jadi kamu memebrinya diskon atau kadang gratis untuk mencobanya. contohnya Es teller 77 waktu pertama kali buka dia memberikan gratis untuk 100 orang pertama dan 50 persen diskon buat besoknya sampai bebrapa waktu. dan akhirnya yang pernah merasakan manisnya dan enaknya Es teler 77. memberi kesaksian kpd pembeli lain dan kembali untuk membeli.
6. Bootstrapping with cerdit cards
Kebanyakan pembisnis membangun usahanya dengan menggunakan kartu kredit , misalnya kita buka usaha membutuhkan mesin printer dan untuk membelinya kita tidak mempunyai uang tunai maka langkahnya membayar melalui kartu kredit dengan tidak ada bunga sebelum satu bulan jadi kita bisa mengembalikan modal untuk membeli mesin printer dari hasil usaha sebelum satu bulan , hal ini sangat menguntungkan untuk membangun usaha Anda . atau kita mau jual kue dan membeli bahan2nya menggunakan kartu kredit sehingga kita masih punya keuntunga.
7. Validate a profit Margin Before Hiring
pastikan kamu memilki atau menghasilkan laba sebelum merekrut karyawan tambahan. Jadi tujuannya adalah untuk menemukan pasar yang pasti, strategi dan menghasilkan keuntungan baru bagaiman mempebesar perusahaan dan menambah karyawan. misal kalau mau buka depot, pertama minta anak aja dulu untuk membantu kalau depotnya makin rame dan besar baru cari pembantu untuk melayani, kasir dll
8. Bootstrapping with interns
Bootstrapping dengan karyawan magang. karyawan magang ini sangat luar biasa bila Anda punya waktu untuk melatih mereka dan tidak perlu mengeluarkan biaya banyak
9. Build your brand .. Personality
Bisnis yang baik memiliki kepribadian , terutama penyedia layanan. Jika Anda adalah penyedia layanan , orang tidak membeli produk, mereka membeli Anda menggambarkan kepribadian Anda di dalam perusahaan . Misalnya Bank Mandiri yang terkenal sebagai penyedia pelayanan perbankan.
10. Share knowledge
Berbagi pengetahuan adalah cara yang sangat kuat untuk beberapa penyedia layanan untuk membangun diri sebagai ahli. misalnya google perusahaan ini sering menerima atau terbuka untuk share knowledge
adalah salah satu ide pertama yang biasanya digunakan oleh kebanyakan Entrepreneur . Yaitu penggalangan atau mengumpulkan modal dari jaringan sosial . misal kalau mau bikin film bioskop nah disitu yg ikut modalin khan banyak
2. Bootstrapping with a business partner
Business partner kadang sering kita kenal juga dengan sebutan co-founder. Usaha kecil akan menjadi besar apabila adanya business partner ( mitra bisnis), salah satu dari anda biasanya menangani operasi back-end , yang lainnya menangani operasi front end . Jadi bootstrapping di sini ngk selalu berupa uang tapi hal ini juga setara dengan uang karena mitra bisnis adalah keuntungan ( loss partner) hampir partner business semua membagi dalam membayar tagihan juga. Maka kalau anda benar-benar mempunyai mitra bisnis yang baik dan sesuai dengan bidangnya maka pertimbangkan untuk memulai bisnis. misalnya Steve Jobs ketika mendirikan perusahaan Apple dia mengajak temannya yang ahli komputer.
3. Bootstrapping with strategic partners
Strategi dalam kemitraan ini bootstrapping yang sering tidak memberikan uang tapi apa yang mereka tawarkan bisa sangat mungkin menjadi lebih berharga . Strategic partner ini seperti contoh antara lain berbagi sumber daya ( bakat / ketrampilan), berbagi klien , jangkauan pasar , ruang komersial. misal makelar rumah seperti Ray White, Era, dll. Pemilik Real Estate tidak menggaji mereka tp memberi komisi bila rumah terjual
4. Bootstrapping with future customerscustomers
adalah yang selalu menjadi sumber terbaik dari pendapatan. Anda mungkin memberi insentif mereka dengan diskon untuk membeli produk anda sebelum produk itu di bangun . Memang ini lebih sulit untuk di lakukan jika anda menargetkan konsumen , tapi akan berjalan dengan baik untuk bisnis yang berbasis produk. Misalnya : saya beli rumah dan disuruh mencicil dahulu padahal rumahnya belum jadi dan masih tanah. mereka menggunakan uang cicilan saya untuk membiayai pembangunan
5. Give it away for free ( no.. Not always)
kalau kamu menjual produk baru biasanya khan pembeli selalu takut kalau jadi pembeli pertama karena masih belum tahu mutu atau kualitas produk tersebut jadi kamu memebrinya diskon atau kadang gratis untuk mencobanya. contohnya Es teller 77 waktu pertama kali buka dia memberikan gratis untuk 100 orang pertama dan 50 persen diskon buat besoknya sampai bebrapa waktu. dan akhirnya yang pernah merasakan manisnya dan enaknya Es teler 77. memberi kesaksian kpd pembeli lain dan kembali untuk membeli.
6. Bootstrapping with cerdit cards
Kebanyakan pembisnis membangun usahanya dengan menggunakan kartu kredit , misalnya kita buka usaha membutuhkan mesin printer dan untuk membelinya kita tidak mempunyai uang tunai maka langkahnya membayar melalui kartu kredit dengan tidak ada bunga sebelum satu bulan jadi kita bisa mengembalikan modal untuk membeli mesin printer dari hasil usaha sebelum satu bulan , hal ini sangat menguntungkan untuk membangun usaha Anda . atau kita mau jual kue dan membeli bahan2nya menggunakan kartu kredit sehingga kita masih punya keuntunga.
7. Validate a profit Margin Before Hiring
pastikan kamu memilki atau menghasilkan laba sebelum merekrut karyawan tambahan. Jadi tujuannya adalah untuk menemukan pasar yang pasti, strategi dan menghasilkan keuntungan baru bagaiman mempebesar perusahaan dan menambah karyawan. misal kalau mau buka depot, pertama minta anak aja dulu untuk membantu kalau depotnya makin rame dan besar baru cari pembantu untuk melayani, kasir dll
8. Bootstrapping with interns
Bootstrapping dengan karyawan magang. karyawan magang ini sangat luar biasa bila Anda punya waktu untuk melatih mereka dan tidak perlu mengeluarkan biaya banyak
9. Build your brand .. Personality
Bisnis yang baik memiliki kepribadian , terutama penyedia layanan. Jika Anda adalah penyedia layanan , orang tidak membeli produk, mereka membeli Anda menggambarkan kepribadian Anda di dalam perusahaan . Misalnya Bank Mandiri yang terkenal sebagai penyedia pelayanan perbankan.
10. Share knowledge
Berbagi pengetahuan adalah cara yang sangat kuat untuk beberapa penyedia layanan untuk membangun diri sebagai ahli. misalnya google perusahaan ini sering menerima atau terbuka untuk share knowledge

Tidak ada komentar:
Posting Komentar