tak ada yang tak mungkin,
kalau kita mau berusaha !!!
Tanggal 3 Agustus 2013 kemarin adalah hari yang paling saya nanti-nantikan. Setelah pembokingan pesawat, saya selalu menghitung hari. Karena hari itu saya akan pulang ketanah air, bertemu dengan keluarga. Terutama dengan putriku tercinta. Dua tahun berpisah hanya 2 minggu kami bertemu. Sebenarnya belum cukup bagiku melepas rindu, tapi apalah daya saya harus meninggalkan mereka lagi. Perpisahan membuat dada ini sesak, saya tidak mampu menahan air mata yang terus mengalir bagai air hujan.
Tanggal 18 Agustus 2013, saya harus lepas
landas. Meninggalkan orang-orang yang saya sayangi. Delapan tahun sudah saya
jadi BMI di negara HongKong. Saya capek. Do`aku, semoga ini kontrakku yang
terakhir. Saya lelah dengan perpisahan ini. Saya inginkan KEBERSAMAAN.
Tanggal 19 Agustus 2013, kelas PER (Pengantar Entrepreneur Ritel ) dimulai. Hatiku masih benar-benar kacau. Perubahan cuaca pun menjadiku lemah dan sakit. Dokter menganjurkan agar banyak istirahat. Duh, cobaan terus mengodaku. Atas nama KEBERSAMAAN. Demi PUTRIku tercinta, saya yakin mampu melewatinya. Saya harus bisa konsentrasi untuk mengikuti kelas PER ini agar, saya bisa menyerap ilmu yang di berikan oleh para dosen.
WOUW.. Ternyata sudah banyak tugas menantiku. Tugas dari para dosen di minggu pertama. Dari pak Teddy, pak Nur Agustinus dan ibu Poedjiati Tan diantaranya harus :
1. Menulis Esai diri sendiri
2. Menulis Jurnal Refleksi
3. Membuat Blog
4. Harus bisa masuk ke Edmodo
5. Pengantar ke bisnis Ritel, dengan melakukan Ekplorasi / survey ke toko / mall. Mengamati mengapa toko tersebut ramai dan mengapa toko tersebut sepi. Wawancara terhadap calon pembeli/ pembeli / pelanggan dan kita disuruh membuat kesimpulan. “Apa yang paling penting dalam mengelola toko dan jika memulai, apa penghambat terbesarnya? Dan apa rencana untuk mengatasinya?”
KALAU MEREKA BISA MENYELESAIKAN TUGAS DENGAN BAIK ... SAYA PUN AKAN BERUSAHA
DAN SAYA YAKIN SAYA JUGA BISA !!!
Kesan pertamaku
sewaktu mengikuti kelas PER ini, jujur saja ada perasaan deg-degan. Karena ini
pertama kalinya saya ikut kelas onlain. Mampukah saya mengikutui pembelajaran
jarak jauh ini, disela-sela waktu kerja yang sangat padat? Saya kebinggungan
sendiri apa itu edmodo ? dan bagaimana cara membikin blog ? Saya tidak berani
mencoba, takut salah. Pertanyaan-pertanyaan menyelimuti hati yang membuatku
ragu untuk melangkah.
Melihat postingan
pak Nur Agustinus di FB mengatakan... “Tidak perlu menjadi hebat untuk bisa
memulai sesuatu, tetapi kamu harus mulai sesuatu untuk bisa menjadi hebat”.
Kata-kata inilah yang memotivasiku untuk berusaha mencoba, mencoba dan mencoba.
Saya telfon teman-teman satu kelompok, diskusi di WhatsApp, baca buku panduan
dan coba cari di mbah google. Ternyata saya bisa. Ya saya bisa. Senengnya waktu
itu. Jadi saya sedikit demi sedikit bisa mengejar pelajaran dan mengerjakan
tugas sebelum jatuh tempo.
Ternyata keraguan
dan ketakutanku untuk mencoba itulah yang sebenarnya menghalangiku untuk
menjadi bisa. Akan saya hilangkan perasaan yang akan melemahkan semagatku. Saya
akan terus berusaha untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Walau saat ini
tugas- tugasku belum sempurna, saya akan tetap koreksi terus sampai hasil
tugas-tugasku saya nyatakan layak untuk dikirim.
Keberhasilan atas
pembelajaran ini adalah tanggung jawabku. Bagaimana pun juga, saya harus terus
semangat mengejar impian.
Mempertanggung jawabkan sebuah keputusan
yang telah saya ambil. Ingat tujuan awal pembelajarn PER ini. Ya, ingat dan
ingat tujuan ku mengikuti pembelajaran ini. Mungkin kata KEBERSAMAAN itu mudah
di katakan, tapi bagiku masih sulit untuk mewujudkannya. Kumpul bersama
keluarga tercinta. Indahnya saat itu.
Semoga apa yang
saya impikan akan segera terwujud. Menjadi entrepreneur, tidak lagi jadi BMI. Siap
tinggalkan jabatan BMI yang telah saya sandang hampir 10 tahun. Berpikir
membuat sesuatu yang bermanfaat tapi sederhana. Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang
kemudian. Perpisahan memang pahit, tapi saya yakin kelak akan membuahkan
sesuatu yang sangat manis.
Bersungguh-sungguh
Melaksanakan strategi....
Pada saat perencanaan, setiap strategi
memberi harapan yang menjanjikan.... Hanya saja kurangnya keseriusan
menjalankan strategi yang ada menimbulkan tidak tercapainya terget.....
Padahal tindakan terbaik adalah melaksanakan strategi yang telah dirumuskan dengan serius.... pahami bahwa strategi itu tidak berguna sama-sekali jika tanpa tindakan menyertainya.... Karenanya sebelum dan setelah anda merencanakan strategi, anda harus berniat dengan sungguh2 untuk menjalankan strategi tadi....
Ada banyak stategi yang dahsyat... Tapi strategi terbaik adalah strategi yang ditindak lanjuti karena inilah Yang akan membawa hasil....
Padahal tindakan terbaik adalah melaksanakan strategi yang telah dirumuskan dengan serius.... pahami bahwa strategi itu tidak berguna sama-sekali jika tanpa tindakan menyertainya.... Karenanya sebelum dan setelah anda merencanakan strategi, anda harus berniat dengan sungguh2 untuk menjalankan strategi tadi....
Ada banyak stategi yang dahsyat... Tapi strategi terbaik adalah strategi yang ditindak lanjuti karena inilah Yang akan membawa hasil....
salam Entrepreneur....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar